Senin, 09 Februari 2009

MENGATASI SAKIT MAAG

Penyakit maag juga bisa terjadi karena seringnya mengkonsumsi obat-obatan yang sifatnya asam, umumnya golongan analgetik (obat penghilang rasa nyeri) dan obat rematik. Obat-obatan tersebut dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan luka/erosi pada saluran cerna.

Pengertian
Sakit maag,rasanya inilah jenis penyakit atau keluhahan yang paling dikenal atau paling populer di seluruh dunia. Dalam ilmu kedokteran , yang disebut sakit maag adalah dispepsia, yaitu kumpulan keluhan atau gejala klinis yang terdiri dari rasa tidak enak/sakit di perut bagian atas yang menetap atau mengalami kekambuhan.
Dispepsia dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu : dispepsia organik dan dispepsia fungsional. Disebut dispepsia organik apabila telah diketahui ada kelainan pada saluran cerna bagian atas (misalnya ada luka,ulkus,atau tumor pada kerongkongan ,lambung ataupun usus dua belas jari). Sedangkan disebut dispepsia fungsional bila pad pemeriksaan Endoskopi,USG ataupun laboratorium tidak ditemukan adanya penyebab organik namun pasien mengalami keluhan sakit maag dan sering mengalami kekambuhan.

Penyebab Sakit Maag :
  1. Bakteri. ini merupakan terjadinya sakit maag organik. dulu teori bahwa bakteri sebagai penyebab sakit maag ditentang para pakar kedokteran, namun sekarang telah terbukti bahwa bakteri helicobacter pylori sebagai penyebab ulkus/luka pada lambung. Namun perlu diingat bahwa hampir 80% sakit maag tergolong sakit maag fungsional, yang tidak diketahui penyebabnya.
  2. Psikis. berbagai penelitian membuktikan hubungan antara maag dengan stress terutama faktor kecemasan. Pada saat cemas terjadi peningkatan asam lambung bahkan cairan empedu dari usus dua belas jari dapat naik menuju lambung bahkan sampai kerongkongan.
  3. Obat-obatan. Penyakit maag juga bisa terjadi karena seringnya mengkonsumsi obat-obatan yang sifatnya asam, umumnya golongan analgetik(obat penghilang rasa nyeri) dan obat rematik. Obat-obatan tersebut dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan luka/erosi pada saluran cerna yang lama-kelamaan makin banyak pada beberapa lokasi tertentu.
  4. Makanan dan minuman. jenis makanan dan minuman yang bersifat merangsang produksi asam lambung yang akan memperparah sakit maag yang diderita.
  5. Penyebab organik. Adanya luka atau tumor pada saluran cerna. Berarti penyebab maag jenis ini adalah kelainan anatomi/organik.

Gejala Klinis Sakit Maag
Keluhan yang paling sering ditemukan adalah ras kembung,sendawa dan cepat kenyang,tidak nyaman dan nyeri di ulu hati. Gejala kembung yang dirasakan bisa sampai sesak napas, hal ini terjadi karena secara anatomi bentuk lambung seperti kantong ddengan kapasitas terbatas,sehingga terlalu banyak gas dan cairan lambung akan menyebabkan lambung mengembang dan mendesak organ sekitarnya termasuk rongga dada yang berisi paru-paru sehingga tentu akan merasa sesak. penderita maagakan mengalami keluhan baik saat makan, sehabis makan, dan pada saat perut kosong. Gejala cepat kenyang akan membuat asupan gizi pasien menjadi kurang,makan sedikit saja pasien akan merasa perutnya begah/penuh sehingga tidak mampu lagi mengisi lambungnya. Disarankan agar penderita sakit maag agar tidak meremehkan sakit yang diderita,periksakan diri ke dokter terlebih jika anda mengalami gejala sebagai berikut:
  • nyeri perut terus-menerus
  • muntah-muntah terutama jika disertai darah
  • buang air besar berwarna hitam
  • berat badan turun drastis
  • keluhan sakit perut disertai sesak nafas,berkeringat,nyeri dada,leher atau lengan
  • nafsu makan berkurang terus-menerus

Penanganan Sakit Maag
  1. Menghilangkan penyebab. Bila telah jelas ada kelainan, misalnya ada tumor harus dioperasi. Bila positif ditemkan bakteri helitobacter pylori pada luka di bagian lambung maka dilaksanakan terapi yang disebut terapi eradikasi yang menggunakan antibiotik.
  2. Pola Makan. Penting untuk makan secara teratur guna mengontrol kadar asam lambung.
  3. Obat-obatan. Secara garis besar ada 4 kelompok obat untuk sakit maag. Kelompok pertama adalah jenis obat antasida atau penetral asam lambung,contohnya promag, Mylanta. Kelompok kedua adalah obat penekan produksio asam lambung (contoh : Ranitidine,Cimetidine,Omeprazole ). Kelompok ketiga adalah obat pelindung dinding lambung seperti sukralat. Kelompok keempat adalah obat untuk memperbaiki pergerakan lambung seperti Domperidone.

Tips Pola Makan Untuk Pengidap Maag
  1. Makan sedikit ,tapi sering,hindari makan secara berlebihan pada saat yang bersamaan.
  2. Hindari makanan pemicu. Beberapa jenis makanan seperti makanan berlemak,berbumbu,minuman bersoda,alkohol,dan kafein dapat memperparah keluhan maag, demikian juga merokok.
  3. Kunyah makanan perlahan.Jangan buru-buru waktu makan,nikmati tiap kunyahan. Satu hal lagi yang harus diingat bagi pendrita maag, jangan minum melalui sedotan karena udara dalam sedotan akan masuk ke lambung dan memperparah keluhan.
  4. Jangan tiduran setelah makan. Posisi tidur ini akan mengurangi pergerakan lambung sehingga menjadi lamban mengganggu proses pencernaan. Tunggulah sedikitnya 2 jam setelah makan baru boleh berbaring.
  5. Jaga berat badan agar normal. kelebihan berat badan akan menekan perut,menekan lambung ke atas sehingga menyebabkan perasaan tidak enak pada pencernaan.

Bahan Makanan Yang Tidak Dianjurkan Bagi Penderita Maag :
  • Sumber Energi : beras ketan,jagung,ubi,singkong,talas,dodol,kue tart,keju,coklat,kacang-kacangan,makanan bersantan,permen karet dan berbagai jenis kue yang manis dan berlemak tinggi,serta makanan yang diawetkan.
  • Sayuran :sayuranmentah ,daun singkong,kacang panjang,kol,lobak,sawi, asparagus,lombok,bawang.
  • Minuman : kopi,teh,minuman berkabonasi (soft drink),minuman energi berkafein,anggur (wine),susu,sari buah jeruk,minuman berakhohol,es krim.

dikutip dari majalah RANKIANG EDISI 1 TAHUN XXX JANUARI 2009
Oleh: Iptu Dr. Mintarya Suryanto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar